LiteX.co.id, Luwu – STIKES Datu Kamanre menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa (11/08/2026).
Mahasiswa baru dari empat program studi mengikuti hari pertama kegiatan.
Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Luwu dan Sulawesi Selatan, tetapi juga dari luar Pulau Sulawesi.
PKKMB tahun ini mengusung tema “Membangun intelektual muda yang unggul dan siap berkarya, berdampak di dunia kesehatan global”, dengan tagline “Saatnya Unggul, Saatnya Berdampak.”
Kegiatan turut dihadiri Ketua Yayasan Mitra Bahari Katangka Sulawesi Selatan, Dr. Hj. Hayarna Hakim, S.H., M.Si., jajaran pimpinan dan sivitas akademika STIKES Datu Kamanre, serta sejumlah tamu undangan.
Pada hari pertama, Ketua STIKES Datu Kamanre, Dr. Andi Zullylat Tazlilah Basmin, S.H., M.H., C.QAP., CLA., membawakan materi “Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia.”
Ia menekankan bahwa kehidupan perguruan tinggi bukan sekadar mengejar ijazah, tetapi juga menjadi proses membangun karakter, kedisiplinan, kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Jika kalian memiliki ilmu, gunakan ilmu itu untuk membantu. Jika kalian memiliki jabatan, gunakan jabatan itu untuk melayani,” ujarnya.
Materi berikutnya disampaikan H. A. Muh. Arfan Basmin, S.H., M.Si. dengan tema “Perguruan Tinggi di Era Digitalisasi dan Revolusi Industri.”
Arfan mengingatkan mahasiswa agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan secara tepat guna, tanpa mengabaikan literasi, ilmu pengetahuan, dan kemampuan berpikir kritis.
“Perkembangan AI memang penting, tetapi ilmu pengetahuan jauh lebih penting. Baca buku. Perbanyak literasi,” katanya.
PKKMB STIKES Datu Kamanre berlangsung selama empat hari, mulai Selasa (11/08/2026) hingga Jumat (14/08/2026), sebagai bagian dari proses pengenalan kehidupan akademik, kemahasiswaan, serta pembentukan karakter mahasiswa baru.






