LiteX.co.id, Kriminal – Pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang karyawan agen BRI Link di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, masih belum berhasil diringkus oleh pihak kepolisian.
Memasuki hari kelima pasca kejadian, kasus yang menewaskan Ririn Pasalli (31) ini terus menjadi sorotan tajam publik.
Warga Lingkungan Pusun, Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara tersebut diketahui menjadi korban kejahatan sadis saat sedang menjaga kios tempatnya bekerja.
Di tengah derasnya kritik terhadap kinerja kepolisian yang dinilai lamban, pernyataan dari Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Yakobus Rimpung, justru memicu polemik.
Melalui pesan WhatsApp kepada seorang jurnalis pada Senin (23/02/2026), Iptu Yakobus memberikan tanggapan terkait sorotan lambannya pengungkapan kasus tersebut.
“Emang ayam yang gampang didapat kalau dikejar,” tulisnya membalas pesan.
Pernyataan tersebut dilontarkan Iptu Yakobus setelah ia merespons unggahan status WhatsApp sang jurnalis yang mempertanyakan progres penangkapan pelaku.
Kalimat itu pun dengan cepat memicu beragam tanggapan negatif dari masyarakat.
Tak lama berselang setelah pesan pertama, ia kembali mengirimkan pesan lanjutan.
“Sementara dalam proses, doakanki Bu Eca semoga tim berhasil,” tambahnya guna menegaskan bahwa proses pengejaran masih terus berlangsung.
Menanggapi respons tersebut, sejumlah pihak menilai bahwa pernyataan itu sangat kurang tepat disampaikan oleh seorang pejabat humas yang berhubungan langsung dengan publik.
Seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya menyayangkan pilihan kata tersebut.
Menurutnya, pejabat humas seharusnya lebih bijak dalam memberikan pernyataan kepada media, mengingat pemantauan terhadap kinerja polisi adalah bagian dari tugas pers.
“Kalau ada tekanan dari publik maupun media itu bagian dari risiko pekerjaan. Kalau berhasil tentu akan mendapat apresiasi, tapi kalau lamban juga perlu dikritik agar kinerja lebih baik,” tuturnya.
Sebagai informasi, peristiwa tragis itu terjadi di Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, pada Rabu (18/02/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.
Kapolsek Walenrang, Abdul Azis, menjelaskan bahwa saat insiden nahas itu terjadi, korban tengah berjaga seorang diri di kios.
“Korban atas nama Ririn, 31 tahun, warga Lingkungan Pusun, Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara. Saat kejadian korban sedang bekerja seorang diri di dalam kios,” terangnya saat dikonfirmasi pada hari kejadian.
Dalam melancarkan aksinya, pelaku diduga kuat menyerang korban menggunakan benda tumpul hingga korban meregang nyawa.
Setelah memastikan korban tak berdaya, pelaku kemudian menggasak dan membawa kabur sebuah brankas berwarna biru yang berisi sejumlah uang. Pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor jenis matik.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muhammad Ibnu Robbani, hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan proses penyelidikan.
Memasuki hari kelima pengejaran, pihak kepolisian belum juga merilis pernyataan resmi mengenai identitas maupun jejak pelarian tersangka.
Kondisi ini membuat pihak keluarga korban merasa kecewa dan akhirnya melayangkan ultimatum keras kepada pihak berwajib.
Mereka mendesak agar kasus ini segera dituntaskan, dan berencana akan menggelar aksi demonstrasi di Mapolres Luwu jika dalam dua hari ke depan pelaku belum juga ditangkap.
“Kami kasi waktu dua hari kalau pelaku belum ditangkap kami akan melakukan aksi,” tegas perwakilan keluarga korban.






