Don't Show Again Yes, I would!

Polisi Amankan Sembilan Remaja Bersenjata Badik dan Busur di Makassar

Polsek Rappocini mengamankan sembilan remaja yang terlibat penyerangan bersenjata tajam di Makassar. Motif diduga akibat konflik balas dendam antarkelompok.

Personel Unit Resmob Polsek Rappocini mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat dalam penyerangan bersenjata tajam di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

LiteX.co.id, Kriminal – Personel Unit Resmob Polsek Rappocini mengamankan sembilan remaja yang diduga terlibat dalam penyerangan bersenjata tajam di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Pengungkapan kasus tersebut bermula setelah polisi menerima laporan warga mengenai penyerangan di Jalan Banta-Bantaeng Lorong 4 pada Minggu (02/08/2026) sekitar pukul 02.40 WITA.

Saat laporan diterima, personel Opsnal Reskrim Polsek Rappocini sedang melakukan patroli untuk mengantisipasi pencurian, perang kelompok, balapan liar, dan gangguan keamanan lainnya.

Petugas kemudian mendatangi lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.

Hasil penyelidikan mengarahkan polisi ke kawasan Jalan Landak Baru Lorong 9.

Dalam penyisiran tersebut, polisi mengamankan sembilan remaja yang diduga terlibat dalam penyerangan.

Mereka selanjutnya digeledah sebelum dibawa ke Mapolsek Rappocini.

Dua bilah badik ditemukan terselip di pinggang dua terduga pelaku.

Seorang remaja lainnya diduga sempat membuang satu set anak panah busur dan ketapel ketika didatangi petugas.

Polisi juga menemukan tiga anak panah di lokasi kejadian.

Dengan demikian, barang bukti yang diamankan terdiri atas dua badik, empat anak panah busur, satu ketapel, dan tiga sepeda motor yang diduga digunakan dalam penyerangan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, salah seorang terduga mengaku membawa badik untuk mengancam kelompok lawan.

Terduga lainnya disebut menggunakan anak panah busur ketika penyerangan berlangsung.

Selain membawa senjata tajam, salah seorang remaja diduga merusak sepeda motor dengan mendorong kendaraan tersebut hingga terjatuh.

Polisi juga memperoleh pengakuan mengenai adanya pelemparan batu ke arah kelompok remaja yang berada di dalam lorong.

Kapolsek Rappocini Kompol Ismail mengatakan, penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing remaja dalam kejadian tersebut.

Dalam keterangan resmi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Ismail menyebut motif sementara penyerangan berkaitan dengan konflik lama di antara kelompok remaja.

“Motif aksi penyerangan tersebut diduga dipicu oleh persoalan balas dendam antarkelompok remaja,” kata Kompol Ismail sebagaimana disampaikan Humas Polrestabes Makassar pada Senin (03/08/2026).

Seluruh remaja yang diamankan bersama barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Rappocini.

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan peran dan proses hukum terhadap masing-masing pihak.

Polsek Rappocini juga akan meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah rawan untuk mengantisipasi perang kelompok, balapan liar, serta tindak kriminalitas lainnya.

Kompol Ismail turut meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari.

“Peran keluarga sangat penting untuk mencegah anak-anak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum,” ujarnya dalam rilis resmi Humas Polrestabes Makassar.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *